Senin, 04 November 2013

Memasyarakatkan Olahraga & Mengolahragakan Masyarakat



Senam Kesegaran Jasmani atau sering disingkat dengan SKJ adalah senam massal yang dianjurkan oleh pemerintah Indonesia. Senam ini biasanya diiringi oleh lagu berirama dari berbagai provinsi yang diaransemen ulang dan biasanya dilakukan oleh sekelompok peserta besar. SKJ biasa dilakukan di tempat-tempat umum di Indonesia di hari-hari tertentu dalam satu minggu, yaitu hari Jumat pagi. Senam ini beserta musik yang mengiringinya menjadi sangat populer terutama disekolah-sekolah.
Kalau dilihat dari kepentingan dan manfaatnya, senam pagi merupakan wahana berkumpul warga, karyawan, siswa dan guru yang murah meriah. Setelah kegiatan senam, semua mendapatkan kesegaran baru untuk memulai aktivitas di pagi hari, dan tentu saja tidak ada yang loyo. Tetapi ada kebiasaan buruk bagi sebagian anak sekolah, yaitu melakukan senam pagi dengan tetap memakai seragam sekolah, sehingga otomatis saat masuk kelas, baju seragam sudah basah oleh keringat dan bau. Oleh sebab itu, ada baiknya, anak-anak berangkat dari rumah dengan memakai baju olahraga pada hari-hari senam pagi dilaksanakan. Memang agak merepotkan tetapi pakaian dengan model seperti itu dan berbahan kaos lebih memudahkan gerakan.
SD. Inpres Salumoni sebagai salah lembaga pendidikan yang mensinergikan pendidikan pada tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik juga tak ketinggalan untuk melaksanakan SKJ setiap minggunya, yaitu pada hari jum’at. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan peserta didik dalam memupuk rasa kebersamaan disamping untuk menjaga kondisi fisik agar tetap sehat dan kuat sesuai dengan kata pepatah: MEN SANO IN CORPORE SANO. “Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan secara bersama-sama sehari dalam seminggu tetapi juga dilakukan setiap harinya secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yang dipandu oleh guru olahraga. Hal ini dilakukan tidak hanya sebagai usaha untuk menjadi sehat tetapi juga sebagai usaha untuk memberikan pendidikan keolahragaan sekaligus pembinaan bakat-bakat olahraga yang dimiliki siswa yang dilakukan sejak dini sehingga kelak dapat menjadi olahragawan handal yang siap bersaing pada berbagai event baik ditingkat sekolah, UPTD, Kabupaten, Propinsi maupun Nasional.
“Usaha ini memang baru sampai membawa siswa-siswi sampai ketingkat Propinsi  tapi setidaknya usaha tersebut sudah dimulai sejak dini sehingga kedepan diharapakan dapat lebih ditingkatkan lagi”. Begitu kata M. Said, Guru Olahraga SD. Inpres Salumoni.[By. Arman Ibrahim]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar